Selasa, 18 Desember 2012

Pagi itu aku berjalan menyusuri jalan yang pernah aku lalui ketika aku masih sekolah tapi semua sekarang berubah,,, bahkan aku sekarang kurang mengenali sepanjang jalan ini. Serasa asing buatku dan serasa jauh aku mengenal jalan ini semua sudah berubah total,tidak hanya jalannya saja tapi semua yang ada di kota ini  berubah..Mudah-mudahan masih ada yang tersisa untuk selalu dikenang dan disimpan dihati......................................

Jumat, 14 Desember 2012

Berharap ada keajaiban

Pagi hari ini terasa berat buatku ,,ketika sang fajar belum menampakkan sinarnya aku sudah harus pergi menjemput rizkyku. Daun daun padi yang masih digelayuti sang embun belum jua bangun dari tidurnya ketika aku sampai di pematang sawah di ujung jalan tempat tujuanku .
Aku masih bingung dengan apa yang aku lakukan hari ini,di benakku masih berkecapuk semua rencana
yang tak ku mengerti apa dan bagaimana nanti jadinya.
Aku selalu berharap ada keajaiban menghampiri hidupku,aku sudah banyak berusaha tapi entah mengapa
yang aku harap tak jua datang dan memberiku kepuasan..
Kalau boleh aku mengeluh,Mengapa hidup ini begitu sulit ntuk diraih,mungkinkah aku telah putus asa????

Senin, 10 Desember 2012

Menunggu Waktu

Ada saatnya hati ini merenungi apa yang telah terjadi dan membukanya lembar demi lembar.
Aku pelajari dan aku baca kembali semua yang telah tertulis di tiap lembarannya.
Kadang aku menyesal bila ku lihat ada warna tinta merah menghiasi lembaranku,
yang pastinya susah sekali dihapus, kalau pun bisa dia kan berbekas.

Hari ini aku menyibak kembali masa laluku yang telah terlewati begitu saja.
jauh dilubuk hatiku aku ingin mengulang kembali dan memperbaiki kesalahanku
Mengukirnya dengan tinta emas dan menyimpannya dengan sangat rapi
Aku merasa hari hari yang kulalui tak begitu istimewa,berlalu begitu saja,
bak air mengalir menuju muara entah dimana..

Gundah yang kurasa seakan tak pernah sirna dalam senyum dan tawaku,
hati ini tak pernah bisa melepas asa yang telah terkurung dalam gelisah
Hidupku hanyalah menunggu waktu yang tepat tuk pergi kembali ke asal
Aku hanya ingin bahagia mengikuti langkahku kelak.






Rabu, 05 Desember 2012

Keangkuhan Diri

Kadang aku tak habis fikir, ternyata masih ada orang yang merasa lebih baik; dan lebih sempurna
memaki, dan mencerca orang sekehendak hati  mengatainya dengan sebuah istilah yang
tidak patut tuk di ucapkan, oleh orang yang punya pendidikan tinggi dan punya wawasan luas.
Tak pernah kah dia  bercermin pada diri sendiri dan pada kemampuan diri ?.Seakan semua
yang jadi penilaiannya adalah benar adanya.
Bahkan dia seakan melupakan asal usul nya bergaya internasional dangan gaya bahasa yang
seakan menunjukkan "INILAH AKU".
Dia juga seakan melupakan asal usul leluhurnya yang penuh tata krama, unggah ungguh dan
adat istiadat yang begitu amat dijungjung tinggi oleh masyarakatnya.
Dia lupa semua manusia punya sisi kelemahan dan kelebihan nya.
Janganlah kita merngungkit kekurangannya saja tapi nilai pula kelebihannya.
Karena semua itu juga akan jadi pelajaran buat kita semua tanpa kita sadari.

Merubah Nasib

Keinginan hanya sebatas keinginan yang tak bisa ditentukan tewujud
Kemauan hanya sebatas angan yang terhalang kemampuan diri
Bila waktu bisa diputar ulang dan takdir bisa dirubah oleh diri
akan ku perbaiki semua kesalahan kesalahan ku yang tlah lalu


Waktu terus berjalan seakan tak mau menunggu yang tertinggal
kaki terus berpacu dan berlari mengejar bayangan semu
Keringat dan peluh terus mengalir mengiringi gerak langkahku
Basah diri tak pernah dihiraukan oleh usaha dan keadaan


Mampukah hati dan diri ini merubah semua yang telah tejadi
memperbaiki yang telah usang dan telah rapuh dimakan usia
Mampukah diri ini merubah nasib diri yang kurang menjadi lebih
aku hanya bisa berharap dan berusaha semampu yang aku punya.